Menelusuri Wisata Medis Ala Bintang Korea! GRAND Plastic Surgery

GRAND Plastic Surgery

diperkenalkan oleh Tribun Jateng ! 

2015-04-06 09;45;54

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Ratusan orang Indonesia, termasuk puluhan warga Jawa Tengah, mengikuti wisata medis operasi plastik (K-Beauty) di Korea Selatan setiap tahun.

Ada ratusan klinik operasi plastik di wilayah Gangnam, Seoul, Korsel. Salah satu klinik pilihan warga Jateng yakni Grand Plastic Surgery.

Translator Bahasa Indonesia dari Grand Plastic Surgery, Kim Yee Seul menghubungi Tribun Jateng langsung dari Korsel ketika Tribun ingin mengetahui seluk beluk operasi plastik di Negeri Ginseng tersebut.

Wanita yang akrab dipanggil Miss Kim tersebut mengungkapkan banyak warga Indonesia datang ke Korsel untuk melakukan operasi plastik di beberapa bagian wajah.

“Ya, banyak sekali pasien dari Indonesia. Mereka datang dari Jakarta, Surabaya, Medan. Pasien dari Jawa Tengah ada dari Semarang. Kebanyakan ibu-ibu ingin mengencangkan kulit wajah dan membuang kantung mata. Ada juga treatment pemutihan wajah,” kata Kim yang fasih berbahasa Indonesia, pekan lalu.

Kim mengatakan kebanyakan pasien Indonesia berada di Korsel hanya tujuh hari. Sehingga hingga kini belum ada pasien yang secara total merombak bentuk wajah. “Mereka kebanyakan tinggal selama tujuh hari sehingga hanya beberapa bagian saja yang dioperasi. Kalau mau mengubah wajah kayak artis Korea bisa saja, tapi membutuhkan waktu cukup lama di Korea,” ujarnya.

Grand Plastic Surgery, kata Kim, belum melakukan kerjasama dengan agen wisata besar di Indonesia yang bisa mengakomodir program operasi sekaligus program wisata di Korea. Selama ini pihaknya masih memberikan fasilitas program operasi.

“Pasien Indonesia datang ke Grand langsung untuk program operasi plastik. Semua tiket kedatangan ke Korea diurus pasien. Kami bisa membantu mencari hotel yang tidak jauh dari klinik,” ujarnya.
Kim mengatakan dalam setahun ini, pihak Grand menerima sekitar 200 pasien dari Indonesia. “Sekitar 30 orang berasal dari Jawa Tengah,” ujarnya.

Kebanyakan pasien Indonesia datang ke Korsel saat bulan Ramadan. “Jika ibu rumah tangga kapan saja bisa datang dan kalau mahasiswa biasanya datang pada liburan semester. High season untuk orang Indonesia pada Ramadan,” kata Kim.

Harga operasi, kata Kim, tergantung dari kesulitan operasi. “Jika operasi mata, 1000-4000 USD (sekitar Rp 13 juta – Rp 52 juta). Harganya berbeda-beda tergantung kondisi pasiennya. Jika operasinya lebih sulit, biaya juga lebih mahal,” ujarnya.

Kim mengatakan kebanyakan pasien dari Indonesia datang untuk mendapat operasi revisi karena mereka mendapat operasi sebelumnya yang hasilnya kurang bagus di Indonesia. “Kondisi kulit pasien kebanyakan juga sudah kendur. Jika operasi revisi dua hingga tiga kali lebih sulit, jadi harus dioperasikan oleh dokter ahli yang berpengalaman,” ujarnya.(tribun jateng cetak)

->Source : http://jateng.tribunnews.com/2015/04/06/menelusuri-wisata-medis-ala-bintang-korea-rp-52-juta-untuk-lebarkan-mata?page=2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s